Mei 27, 2009 pada 7:35 am (Uncategorized)
Seandainya..kau ada disini denganQ
mgkin kau kan tau betapa aQ begitu merindukan mu…
mungkin tak ada lagi kata yang pantas diucapkan untuk mengungkap smua
rasa ini…………
Yank,driQ kangen bgt ma dri mu…kapan lagi kita kan ketemu..
sebulan rasanya setahun…
Tak ingin lepas dan pergi darimu….
biarkan rasa ini tumbuh seiring waktu….
kan Q pupuk dengan rasa sayang….
Moga ini kan jadi yang terakhir bagiQ……….
Amiiiin
1 Komentar
Mei 14, 2009 pada 10:23 am (keseharianku)
Ternyata susah juga yaaah jadi orang sibuk….
kadang bosen juga dengan kegiatan yang seabrek…tambah lagi tugasQ yang banyak, ribet, n ujian semestre yang dengan suka cita menungguQ….
Tuhan berikan aQ kesempatan, dan kekuatan untuk menjalani semua ini dengan lpang dada…
Q harap orang sekelilingQ mengerti…
Kan Q taklukkan semuanyaaaaa
Chayooooo “Juita Idola”…
KAMU BISAAAAA!!!!!!!
1 Komentar
April 26, 2009 pada 6:12 am (cinta)
Happyly
bahagia….mungkin ini yang aq rsakan…
tak pernah q rasakan sebahagia ini…
tak ada beban..
tekanan… yup q rasa sudah cukup untuk di bilang bhagia..
kedepan nya kan q jalani smua dengn senyuman..
masalah kan q pinggirkan
by:Uki ajah
Tinggalkan sebuah Komentar
April 25, 2009 pada 10:16 am (Uncategorized)
Tak terasa umur mu dah bertambah satu tahun lagi…
q harap dirimu semakin dewasa…
semakin kuat imannya, karna q yakin tak kan selamanyahidup ini akan semudah yang di bayangkan….
Setiap langkahmu Q kan slalu mendoakan kebaikan atasmu…
Yank, mungkin Q tak bisa memberikann sesuatu yang berarti untukmu, selain CINTA DAN KASIH SAYANG….
karna cinta dan kasih sayang yang tulus tak kan lekang oleh waktu…
tak habis dimakan zaman….
HappY b’DaY cintaQ…..
Moga panjang Umur, selalu diliputi kebahagiaan, dan dekat dengan orang yang tersayang,kesuksesan yang menantiMu di masa yang akan datang…
by: Your Love
Sweet_idoll
& Komentar
April 11, 2009 pada 8:58 am (Uncategorized)

BAHAN :
250 gr tepung ketan
400 ml air
50 ml santan dari 1/4 butir kelapa
1 tetes essence mawar
ISI :
75 gr kacang tanah sangrai, tumbuk kasar
75 gr gula pasir
1/4 sdt garam
50 gr tepung maizena sangrai
Sehelai plastik
CARA MEMBUAT :
1. Campur tepung ketan dengan air. Peras dengan kain bersih.
2. Tepung ketan dicampur santan, essence. Uleni. Kukus matang.
3. Ambil 1 sdm adonan. Pipihkan. Beri 1 sdm adonan isi kacang. Rapatkan. Bulatkan.
4. Gulingkan di tepung maizena. Angkat. Rapikan dengan plastik.
Tinggalkan sebuah Komentar
April 11, 2009 pada 8:44 am (keseharianku)


Bahan :
- 3 butir telur, kocok lepas
- 1 batang daun bawang, iris halus
- 1 buah dada ayam tanpa tulang, potong kotak2
- 1 cabe merah besar, iris halus
- 3 bawang merah, iris halus
- 1 tangkai putik broccoli, iris-iris halus
- 1 sdm sambal botol
- Keju parut
- Merica
- Garam
Cara Membuat :
Tumis bawang merah dengan potongan ayam, tambahkan irisan cabe, broccoli, sambal botol, aduk, setelah masak, angkat. Dadar telur yang sudah dikocok dan dicampur daun bawang, setelah agak matang, masukkan adonan ayam broccoli tadi ditengah ke arah pinggir dari dadar telur. Lipat dadar telur sehingga menjadi seperti bulan sabit, setelah matang, angkat. Sajikan dengan ditaburi keju parut.
Tinggalkan sebuah Komentar
April 11, 2009 pada 8:40 am (keseharianku)
TELUR PINDANG KUAH AREN
Telur Pindang yang aku bikin kali ini garis-garis coklatnya (ciri khas telur pindang) nggak begitu banyak, karena aku nggak punya daun jambu kelutuk waktu merebus dan merebusnya cuman 1 jam, korupsi waktu, yang penting rasanya masih ok.
Bahan :
- 10 butir telur ayam
- 15 lembar daun jambu kelutuk
- 25 g kulit bawang merah
- 2 siung bawang putih, cincang
- 3 cm lengkuas, memarkan
- 2 lembar daun salam
- 2 sdt garam
Cara membuat:
Taruh telur dan semua bahan dalam panci.
Tuangi air hingga terendam.
Rebus hingga telur matang dan kulitnya kecokelatan.
Jika airnya berkurang tambahkan air panas. Rebus selama 2 jam.
Angkat, tiriskan telur.
Bahan untuk Areh :
- 250 ml santan kental
- 1 cm lengkuas
- 1 lembar daun salam
- garam secukupnya
Bumbu Halus :
- 1 sdt ketumbar bubuk
- 5 bawang merah, haluskan
- 3 bawang putih, haluskan
Cara Membuat Areh :
Masak bumbu yang sudah dihaluskan bersama dengan santan kental. Masukkan lengkuas, daun salam dan garam, aduk rata.Sesudah santan mulai mengental, kecilkan api dan masak terus sambil diaduk-aduk supaya tidak gosong. Bila santan sudah pecah dan berminyak masukkan telur pindang. Masak terus di atas api kecil sampai santan mengental.
Untuk 10 butir
Tinggalkan sebuah Komentar
April 11, 2009 pada 8:12 am (curahan hatiku)
SOTO BLORA
Bahan :
- 1700 ml kaldu ayam
- 400 g daging ayam
- 100 g tauge, siram dengan air panas, tiriskan
- 2 sdm minyak goreng
- 6 bawang merah, haluskan
- 4 bawang putih, haluskan
- 2 lembar daun salam
- 2 batang serai, memarkan
- 2 cm lengkuas, memarkan
- 1/2 sdt ketumbar, sangrai, haluskan
- 2 lbr daun jeruk purut
- 1 sdm seledri cincang
- 1 btg daun bawang iris halus
- 1 sdm kecap manis
- 1/2 sdt kunyit bubuk
- 1/2 sdt gula pasir
- 1/2 sdt lada halus
- Garam secukupnya
Cara Membuat :
Rebus daging ayam, setelah empuk, angkat, suwir-suwir dan sisihkan kaldunya. Panaskan minyak, tumis semua bumbu sampai harum, tambah suwiran daging ayam, Aduk rata.
Masukkan kaldu ayam, masak sampai mendidih dan matang. Siapkan mangkuk, isi dengan tauge, ayam, daun bawang, seledri dan siram dengan kuah. Sajikan.
Tinggalkan sebuah Komentar
Maret 18, 2009 pada 1:14 pm (Uncategorized)
Asal Usul Nagari Talang
Talang merupakan suatu daerah yang termasuk ke dalam Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok Sumatra Barat. Yang konon dulunya negeri “Talang” berasal dari kata “Tahalang” yang dalam arti bahasa Indonesia diartikan terhalang, maksud “terhalang” disini yaitu untuk mencapai daerah tersebut memiliki banyak hambatan, baik secara morfologi daerah tersebut.. Menurut salah satu versinya, daerah talang ini dahulunya terletak pada kawasan yang kurang menguntungkan, dimana banyak sekali bukit-bukit di sekelilingnya yang membuat daerah ini sulit untuk di tempuh, selain bukit-bukit juga terdapat sebuah jurang yang memisahkan atau membagi daerah tersebut menjadi beberapa desa kecil.
Jika di tinjau dari Batas bagian Utaranya berbatasan dengan negri “Cupak”, yang mana daerah ini juga memiliki asal usul yang berkaitan dengan terbentuknya Nagari Talang, sedangkan sebelah Selatan berbatasan dengan “Guguk”. Karena daerah ini dihalangi oleh dua daerah yang ketinggian maka di sebutlah daerah ini dengan “Tahalang”, tapi karena logat dan pengaruh bahasa daerah, kata “Tahalang” berubah menjadi kata “Talang”.
Dalam versi lain, Nagari Talang ini juga berasal dari nama tumbuhan yang banyak tumbuh,atau ditemukan di daerah tersebut , yaitunya tumbuhan sejenis bambu (Inggris;bamboo), yang dalam bahasa daerahnya di sebut “Talang”, biasanya di gunakan untuk membuat penganan khas daerah tersebut yaitu “Lemang” (bahasa Minangkabau; Lamang,makanan khas yang terbuat dari beras pulut) dimana setiap ada perayaan dan hari besar, masyarakat setempat membuatnya dalam skala besar, karena cara memasaknya yang unik, yaitu dengan memasukkan beras pulut kedalam bambu yang di kenal juga dengan “Talang” dan di masak bersama santan. Kemudian memasaknya pun dilakukan secara bersama-sama atau gotong royong, dengan membuat sebuah perapian yang panjang nya mungkin bisa beberapa meter.
Dari tradisi inilah yang membuat daerah “Talang” semakin dikenal. Dan jadilah nama Talang yang di pakai untuk daerah tersebut sampai sekarang. Seiring dengan dilakukannya pemekaran oleh Pemerintah daerah setempat, dan banyaknya pembangunan di daerah Talang ini, Talang yang dulunya di kenal dengan desa, sekarang telah di kembangkan menjadi Nagari Talang, dibawah pimpinan Wali Nagari, dan menjadi bagian Kecamatan Gunung Talang, termasuk di dalamnya Nagari Cupak, Guguk nagari lainnya. Dengan kawasan yang lebih luas yaitu Kabupaten Solok. Sumatera Barat.
Asal Usul Kota Solok
Semuanya berawal ketika dahulunya nenek moyang kita yang berasal dari kaki Gunung Merapi tepatnya daerah Pariangan (daerah tertua di Minangkabau) yang terletak di daerah Batusangkar, sedang melakukan perjalanan untuk menambah daerah kekuasaan atau pergi “merantau”. Karena sudah menjadi adat atau kebiasaan yang turun temurun bagi orang Minangkabau asli, khususnya bagi kaum laki-laki. Bagi mereka merantau menjadi suatu kebanggaan tersendiri karena apabila nantinya mereka berhasil/sukses di rantau tersebut, bisa mengangkat derajat keluarga yang di tinggalkan, termasuk daerah asalnya.
Selama perjalanan inilah mereka menemukan sebuah daerah yang di kelilingi oleh lembah dan memiliki pemandangan yang indah, daerah yang subur dan banyak di tumbuhi oleh berbagai pepohonan, sehingga terlontar kata-kata “nagari nan elok” oleh para perantau tersebut. Dari situlah daerah ini di kenal dengan nama “Solok”. Namun secara harfiah, Solok sebenarnya diartikan sebagai daerah lembah yang di kelilingi oleh bukit.
Karena merasa sudah mendapatkan daerah baru, maka mulailah banyak berdatangan perantau-perantau lainnya ke daerah tersebut, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk, maka daerah ini berkembang pesat, hal ini di dukung dengan tanah yang subur dan cocok untuk menanam padi. Sehingga daerah ini juga terkenal dengan “Beras Solok”nya yang bisa membangkitkan selera makan.
Karena pertumbuhan penduduknya yang semakin pesat, warga Solok sendiri juga banyak yang merantau lagi ke daerah lain. Dan sekarang Solok termasuk salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat.
& Komentar
Maret 9, 2009 pada 10:59 am (curahan hatiku)
yaaaaaaaaaank…
mungkin saat ini jarak dan waktu tengah me,isahkan qt….
tapi hati ini tak kan pernah terpisah darimu…
apa lagi menjauh darimu….
kalau boleh jujur,g pernah sebelumnya nda sesayang,setulus ini sama cowok….
inikah cinta???ato apa???
q telusuri dulu yaaach pa maksud perasaan ini???
tunggu yaaaah……..
WAAAAH TERNYATA MEMANG SAYANG N CINTA BENERAN!!!
I MISS U YAAANK…WHEREVER U ARE………..
& Komentar